PENDIDIKAN
FEBRUARY 27, 2022
Sejarah Universitas Oxford : Salah Satu Yang Terbaik Di Dunia
Sejarah Universitas Oxford : Salah Satu Yang Terbaik Di Dunia yang selalu masuk 10 besar universitas terbaik.
University of Oxford adalah sebuah universitas riset tingkat perguruan tinggi di Oxford, Inggris. Universitas ini terletak di sepanjang hulu Sungai Thames (disebut oleh para penduduk Oxon the Isis), 50 mil (80 km) utara-barat laut London.
Tidak ada tanggal pasti pendiriannya tetapi bukti menunjukkan bahwa aktivitas belajar-mengajar telah dimulai sejak 1096, yang menjadikannya universitas tertua di dunia dengan bahasa pengantar Inggris dan universitas tertua kedua di dunia yang terus beroperasi.
Menurut cerita, cikal bakal Universitas Oxford berawal pada tahun 872 ketika Alfred the Great bertemu dengan beberapa biarawan di sana dan melakukan debat ilmiah yang berlangsung selama beberapa hari. Setelah itu kegiatan pengajaran semakin berkembang pesat sejak tahun 1167, ketika Henry II melarang mahasiswa Inggris menghadiri Universitas Paris.
Universitas Oxford adalah sebuah “universitas kota” karena tidak memiliki kampus utama, hal ini dikarenakan perguruan tinggi, departemen, akomodasi dan fasilitas lainnya tersebar di seluruh pusat kota.
Sebagai universitas tertua di dunia yang berbahasa Inggris, Oxford adalah institusi yang unik dan bersejarah. Universitas ini hampir 700 tahun lebih tua dari Amerika Serikat, 400 tahun lebih tua dari Bahasa Inggris, 300 tahun lebih tua dari Machu Picchu, 200 tahun lebih tua dari Aztec, 150 tahun lebih tua dari patung-patung Pulau Paskah dan 100 tahun lebih tua dari Magna Carta!
Selama sejarah awal Oxford, reputasinya didasarkan pada teologi dan seni liberal. Selain itu mereka juga memberikan perhatian yang lebih serius pada ilmu fisika dibandingkan Universitas Paris.
Setelah perselisihan antara mahasiswa dan penduduk kota Oxford pada 1209, beberapa akademisi melarikan diri dari bentrokan itu ke Cambridge, kemudian membentuk Universitas Cambridge. Namun, para pedagang di Oxford tidak lama kemudian merasa kehilangan kehadiran para siswa dan membujuk beberapa dari mereka untuk kembali pada tahun 1214. Pada tahun itu juga Rektor pertama diangkat, seorang pria bernama Robert Grosseteste (1175-1253).
Pada Abad Pertengahan, siswa belajar dari para pengajar langsung karena buku adalah barang mewah yang langka. Situasi berubah ketika Caxton memperkenalkan mesin cetak ke Inggris pada tahun 1476. Buku menjadi jauh lebih mudah didapatkan dan banyak digunakan.
Di Abad Pertengahan, siswa belajar tujuh seni liberal yaitu tata bahasa, retorika, logika, aritmatika, geometri, astronomi dan musik. Pada abad ke-16, mereka mulai mempelajari humaniora. Pada Abad Pertengahan, penulis kuno seperti Aristoteles dianggap sebagai pemegang kebenaran terakhir.
Pada saat itu kegiatan mengajar adalah aktivitas penjelasan suatu masalah dan maksud dari suatu studi. Di zaman Renaissance, semangat penyelidikan baru meledak dan para mahasiswa disini menghasilkan banyak inovasi.
Pada abad ke-19 pendaftaran universitas dan staf profesornya berkembang pesat. Perguruan tinggi wanita pertama di Oxford, Lady Margaret Hall, didirikan pada tahun 1878 dan wanita pertama kali diterima menjadi anggota penuh di universitas tersebut pada tahun 1920.
Dalam websitenya Oxford menyatakan bahwa mereka adalah salah satu universitas riset top dunia dan menawarkan fasilitas kelas dunia untuk studi dan penelitian. Termasuk keunggulan penelitian dan inovasinya dan rumah bagi beberapa peneliti paling berbakat di dunia.
Oxford mengoperasikan museum universitas tertua di dunia, serta menjalankan pers universitas terbesar di dunia dan sistem perpustakaan akademik terbesar di seluruh negeri. Menurut Wikipedia, pada tahun fiskal yang berakhir 31 Juli 2019, universitas tersebut memiliki total pendapatan sebesar £2,45 miliar, di mana £624,8 juta berasal dari hibah penelitian dan kontrak.
Kepala resmi universitas adalah seorang Rektor, saat ini Lord Patten dari Barnes. Seperti di sebagian besar universitas Inggris, Rektor adalah figur tituler dan tidak terlibat dengan operasional universitas sehari-hari. Rektor dipilih oleh anggota majelis utama (Convocation), sebuah badan yang terdiri dari semua lulusan universitas dan memegang jabatannya seumur hidup.
Dalam beberapa dekade terakhir Universitas Oxford selalu masuk dalam 10 besar universitas terbaik di dunia.
related post