KOMPUTER
JANUARY 13, 2021
Intel Akan Merilis Prosesor Core i9 Baru
Ajang pameran Consumer Electronic Show (CES) yang rutin digelar setiap tahun di Amerika selalu menampilkan produk-produk teknologi baru dibidang komputer dan peralatan elektronik sehari-hari. Salah satunya adalah Intel yang akan merilis prosesor core i9 baru.
Produsen prosesor komputer ternama asal Amerika, Intel dijadwalkan akan merilis prosesor baru untuk desktop komputer yaitu Core i9-11900 K, pada kuartal pertama tahun 2021. Ini adalah prosesor desktop komputer mainstream pertama dari intel yang menampilkan perubahan besar dari segi arsitekur teknis setelah Skylake.
Dalam ajang tersebut yang kali ini digelar secara virtual, Intel mengklaim Core i9-11900 K punya Instructions Per Cycle (IPC) 19% lebih banyak dari generasi sebelumnya. Sedangkan performa grafis internalnya juga meningkat 50% dengan performa AI yang lebih baik.
Keluarga baru dari Rocket Lake-S ini memiliki 8 core, 16 thread dengan kecepatan boost hingga 5.3 Ghz. Secara teknis prosesor ini masih memakai chip 14nm bukan 10nm seperti Tiger Lake tapi sudah memakai core Cypress Cove yang punya peningkatan dari core 10nm yang menunjang untuk penggunaan Intel Xe grafis terintegrasi dan kecepatan pemrosesan yang lebih tinggi.
Terlepas dari masalah penyempurnaan keamanan, dukungan untuk kecepatan DRAM yang lebih tinggi dan faktor penghalang kecepatan yang kecil dalam setiap generasi, jajaran prosesor desktop Intel telihat tidak banyak mengalami perkembangan baru.
Prosesor Kaby Lake, Coffee Lake-S, Coffee Lake-R dan Comet lake memang menjadi prosesor yang mumpuni dari Intel berkat desain core Skylake yang digunakan. Tetapi di kalangan pengguna, bisa dianggap Intel tidak mengalami perubahan arsitektur prosesor yang signifikan dalam lima tahun terakhir.
Untuk itulah mengapa prosesor genereasi ke 11 dari Intel ini berikut arsitektur Cypress Covenya begitu penting. Ini adalah perubahan besar yang nyata dalam arsitektur prosesor komputer desktop dari Intel dalam kurun waktu setengah dekade terakhir.
Disebutkan bahwa prosesor Core i9-11900 K menunjang memory sampai dengan DDR4-3200 dan memiliki total 20 buah jalur PCIe 4.0. Prosesor ini bisa bekerja dengan chipset terbaru seri 500 dari Intel tetapi juga memiliki kemampuan backward kompatibilitas dengan chipset Intel seri 400 termasuk seri terbaru Z590.
Dalam hal game, ini adalah pasar yang besar bagi pengguna komputer pribadi (PC/Personal Computer) dan alasan utama kebanyakan pemakai PC mengupgrade prosesor mereka. Untuk dapat memainkan game terbaru dengan baik dan tanpa gangguan kita membutuhkan prosesor yang tangguh dan kuat juga. Hal ini tidak diperlukan bila kita melakukan browsing internet, menonton YouTube atau membuka email.
Dari ulasan para pemain game inilah seringkali opini akan suatu produk terbentuk di benak publik dan tersebar melalui media sosial seperti Twitter, Facebook atau YouTube.
Dengan prosesor Ryzen seri 5000 dari AMD yang mengungguli performa prosesor Intel sebelumnya dalam banyak hal, jelas bahwa Intel membutuhkan jawaban atas dominasi Ryzen seri 5000 tersebut. Hal ini dilakukan Intel dengan menghadirkan prosesor i9-11900 K yang diklaim mampu menampilkan performa game yang dahsyat meskipun memiliki core yang lebih sedikit.
Klaim ini didasari dari performa Core i9-11900K yang melampaui AMD Ryzen 9 5900 X dalam memainkan berbagai macam judul game. Harap diingat bahwa prosesor AMD tersebut memiliki 12 core dan 24 threads yang berarti 50% lebih banyak dibanging prosesor Intel.
Beberapa hasil benchmark menggunakan CPU-Z dan Geekbench menunjukkan bahwa performa prosesor Intel Core i9-11900 K ternyata lebih tinggi dibandingkan prosesor AMD Ryzen 9 5950 X. Tetapi untuk performa multi thread prosesor Ryzen masih lebih unggul karena jumlah core Ryzen 9 5950 X lebih banyak dibandingkan milik Intel Core i9-11900 K. Sedangkan dibandingkan prosesor Intel core i7-11700 K hasilnya menunjukkan performa single thread sedikit lebih rendah jika dibandingkan dengan prosesor AMD Ryzen 9 5950 X.
Sejauh ini pada saat artikel ini ditulis, Intel belum menyebutkan harga dari prosesor core i9-11900 K mereka dan juga tidak ada deskripsi berapa besar konsumsi daya yang dibutuhkan oleh prosesor baru ini.
Masih harus dilihat apakah prosesor baru ini lebih efisien dan harganya sesuai dengan kebutuhan pemakai dalam aplikasi sehari-hari. Ulasan dan data teknis lebih lanjut harus ditunggu dahulu untuk membuat keputusan yang tepat bagi para gamer dan pengguna PC yang ingin mengupgrade peralatan mereka.
Sementara itu untuk menantang chip ARM dan prosesor Apple M1 baru yang telah hadir di dalam Macbook dan Macmini generasi terbaru, Intel juga memamerkan chip generasi ke 12 mereka, Alder Lake. Seperti halnya Lakefield, Alder Lake juga memakai pendekatan mirip teknologi BIG little milik ARM.
Alder Lake dipersiapkan menjadi basis prosesor desktop dan mobile di masa depan. Disebutkan oleh Intel bahwa Alder Lake sebagai System on a Chip (SoC) dengan skalabilitas paling tinggi akan diluncurkan pada pertengahan kedua 2021.
Alder Lake diproduksi dengan proses 10nm SuperFin yang sebelumnya sudah dipakai di chip Generasi 11, Tiger Lake. Kombinasi corenya adalah Golden Lake dan Gracemont untuk efisiensi daya.