Teknik Public Speaking : Mozes “Sosa” Riupassa Sang Sharer

Teknik Public Speaking : Mozes "Sosa" Riupassa Sang Sharer

PUBLIC SPEAKING

NOVEMBER 10, 2021

Teknik Public Speaking : Mozes "Sosa" Riupassa Sang Sharer

Teknik Public Speaking : Mozes "Sosa" Riupassa Sang Sharer

Apakah anda memiliki kesulitan berbicara di depan publik ? Apa anda merasa kurang percaya diri berbicara dengan orang lain di suatu diskusi atau forum ? Bila jawabannya “Ya”, mungkin anda perlu untuk mendalami teknik-teknik public speaking. Karena mengutarakan pendapat atau mempengaruhi orang lain sebenarnya bisa dilakukan bila kita mengetahui cara yang tepat.

Ada berbagai cara untuk menguasai public speaking. Cara yang terbaik adalah mempelajarinya langsung dari para pakar di bidang ini. Diantaranya terdapat nama Mozes “Sosa” Riupassa yang telah berkiprah selama belasan tahun.

Pria yang lahir di Jakarta, 7 Januari 1976, ini awalnya belajar secara otodidak dan aktif di bidang public speaking sebagai speaker, Master of ceremony (MC), moderator dan game master sejak 1997. Nama “Sosa” sendiri adalah nama julukan yang diberikan temannya saat di bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP) karena dianggap memiliki kemiripan dengan Ruben Sosa, pesepakbola dari Timnas Uruguay era 90-an. Meskipun menurut pengakuan Sosa sendiri kemiripannya hanya pada model rambutnya saat itu.

Prestasi besar yang telah diraih oleh pendukung fanatik klub sepakbola AC Milan ini adalah mendapat penghargaan dari Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) pada tahun 2018. Sosa tercatat sebagai pemegang rekor Pelatihan Public Speaking secara Estafet di Lokasi Terbanyak 2018 setelah melakukan perjalanan seorang diri keliling Jawa memberikan kelas public speaking secara gratis selama 73 hari. Perjalanan ini mengunjungi 29 kota/kabupaten dengan jumlah kelas yang diadakan sebanyak 52 buah.

Nama “Sosa” mulai dipakainya sejak 2003 ketika seorang produser menanyakan kepadanya nama apa yang akan dicantumkan ketika menjadi komentator dalam siaran sepakbola di salah satu TV swasta tanah air.

Lalu apa yang menyebabkan Sosa tertarik public speaking ? Ayah dari satu anak ini mengaku tertarik dengan public speaking karena hobinya adalah berbicara dengan orang lain terutama orang yang baru dikenal. Sedari kecil dia sudah sering tampil didepan kelas dan acara sekolah. “Ada sensasi tersendiri ketika tampil berbicara depan umum. Apalagi saat audiens tertarik, paham, dan mampu mengingat pesan dan kesan yang saya sampaikan buat mereka.” urainya.

Teknik Public Speaking : Mozes "Sosa" Riupassa Sang Sharer

Public speaking itu adalah bentuk komunikasi yang efektif. Efektif karena pesan yang disampaikan bisa menjangkau khalayak lebih luas. – Mozes “Sosa” Riupassa

Lulusan Fakultas Ilmu Sosial Ilmu Politik (FISIP) Universitas Indonesia ini ternyata lebih berkenan disebut sebagai sharer (orang yang berbagi) ketimbang trainer atau coach. Menurutnya sharer yang artinya pembagi memiliki makna lebih luas dan dalam bagi segala kegiatan. “Sifatnya dua arah, saling berbagi. Tidak hanya saya yang membagi apa yang saya punya, namun peserta kelas pun juga memberikan apa yang mereka punya, misalnya semangat.” ujar pria murah senyum ini. Sementara untuk trainer sifatnya hanya satu arah dan kaku sedangkan coach lebih berbau olah raga dan berkmana kurang luas imbuhnya.

Sejak 2017, sarjana Ilmu Politik FISP UI tahun 1999 ini  adalah pendiri dan satu-satunya sharer Public Speaking Clinic. Di tahun 2007, Sosa pernah ikut kelas MC di Tantowi Yahya Public Speaking School (TYPSS) Jakarta lalu menjadi Presiden Klub Alumni TYPSS setahun kemudian untuk selanjutnya tercatat sebagai associate trainer di TYPSS sejak Desember 2015.

Dengan sederet pengalaman dan prestasi tentu banyak cerita yang telah dimilikinya. Sosa menilai selama ini lebih banyak sukanya ketimbang duka. Ada perasaan bahagia tak terkira ketika dia bisa membuat orang menjadi tercerahkan akan pentingnya kemampuan berbicara didepan publik. “Terlebih, bila ada peserta kelas public speaking saya yang akhirnya bisa berkembang setelah berproses dalam kelas”. Bagaimana dengan dukanya ? “Lebih tepat disebut tantangan. Yakni saat menghadapi audiens yang di awal sudah skeptis dan apriori terhadap kelas atau kemampuan public speaking saya” kisahnya.

Untuk para anak muda yang baru mulai merintis karier di bidang public speaking saat ini, Sosa berpesan untuk belajar dengan baik dan benar secara konsisten. “Tidak ada public speaker yang dilahirkan. Tidak ada yang hanya mengandalkan bakat untuk menjadi public speaker yang baik. Praktikkan setiap saat dan jadikan kebiasaan.” Hal ini karena menurutnya prospek public speaking di Indonesia sangat bagus. “Selama orang masih bisa berbicara dan ada acara yang melibatkan banyak orang, kebutuhan orang akan kemampuan public speaking yang baik dan benar jelas dibutuhkan.” ujarnya menutup pembicaraan.

Sosa telah menerbitkan 2 buah buku mengenai public speaking dan di bulan November ini akan terbit bukunya yang ketiga. Untuk info lebih lengkap ikuti terus update beritanya hanya di SkyFox !

Bagi anda yang tertarik dan ingin menghubungi Mozes Sosa bisa melalui kontak dibawah ini :

whatsapp: 081 888 2604
instagram: mozes_sosa
twitter: @mozes_sosa
e-mail: mozesriupassa@yahoo.com

Comments System WIDGET PACK