KOTA INDONESIA
DECEMBER 26, 2021
Sekilas Mengenal Surabaya
Sekilas mengenal Surabaya, kota kedua terbesar di Indonesia yang menjadi pusat perdagangan, bisnis dan pendidikan di wilayah Jawa Timur.
Sudahkah anda mengunjungi Surabaya ? Kota yang menjadi ibukota provinsi Jawa Timur ini terkenal dengan aneka makanannya yang khas. Selain itu Surabaya merupakan kota kedua terbesar di Indonesia setelah Jakarta yang menjadi pusat aktivitas ekonomi di Jawa Timur. Tapi apakah anda sudah tahu tentang asal-usul kota ini ?
Dalam prasasti Trowulan tahun 1358 M nama Surabaya sudah disebut didalamnya. Kala itu Surabaya masih berupa desa di tepi sungai Brantas yang kegiatan utamanya adalah sebagai salah satu tempat penyeberangan sepanjang daerah sungai itu.
Surabaya juga tercantum dalam pujasastra Kakawin Negarakertagama yang ditulis oleh Empu Prapanca tentang perjalanan Raja Hayam Wuruk di tahun 1365 M.
Nama Surabaya (Churabaya) secara etimologi diambil dari mitos pertempuran antara sura/suro (hiu) dan baya/boyo (buaya). Dalam cerita sura dan baya kedua binatang ini diceritakan selalu bertengkar berebut mangsa. Akhirnya mereka membuat perjanjian untuk membagi dua daerah perburuan mangsa dan menghormati wilayah masing-masing.
Namun suatu hari, sura mencari mangsa di sungai yang membuat baya marah melihatnya, maka terjadilah pertempuran. Keduanya terluka parah, sura akhirnya mengalah dan baya mengusirnya dari wilayahnya. Dalam bahasa Jawa kedua nama hewan itu digabungkan dan menjadi Suroboyo/Surabaya.
Menurut situs pkspl.ipb.ac.id mayoritas suku di Surabaya adalah Jawa (83 %) diikuti Madura (7,5 %), Tionghoa (7,25 %) dan Arab (2 %). Sisanya adalah campuran suku lain seperti Bali, Batak, Bugis, Manado, Minangkabau, Ambon, Aceh dan lain sebagainya.
Untuk makanan khas yang dicari para penikmat kuliner di Surabaya terdapat banyak sekali pilihan. Misalnya lontong balap, tahu campur, rujak cingur, soto Gubeng, es krim Zangrandi, tahu tek, rawon dan sate klopo (kelapa). Jangan lupa untuk mencicipinya bila anda berkunjung suatu saat nanti !
Selain dikenal sebagai pusat kuliner di Jawa Timur, Surabaya juga memiliki julukan Kota Pahlawan. Ini didapatkan dari peristiwa pertempuran di Surabaya antara rakyat Indonesia melawan tentara Inggris. Anak-anak muda Surabaya yang dikenal dengan “Arek-arek” Suroboyo bertempur mati-matian melawan pasukan Inggris di seluruh penjuru kota. Peristiwa yang terjadi tanggal 10 November 1945 itu kemudian diperingati sebagai hari Pahlawan di Indonesia.
Bila anda sudah selesai berkeliling kota Surabaya dan berencana pulang kembali ke kampung halaman, sediakanlah waktu untuk belanja oleh-oleh khas Kota Pahlawan ini. Diantaranya Lapis Surabaya, Spikoe Surabaya, Batik Surabaya, Sambal Bu Rudy, Almond crispy, Bandeng asap pasar Genteng, Otak-otak Bandeng, Mente goreng dan cemilan khas seperti lurjuk atau enting-enting.
Universitas terbesar di kota ini adalah Universitas Airlangga (Unair) dan terdapat juga jembatan terpanjang di Indonesia yaitu jembatan Suramadu yang menghubungkan Surabaya dengan pulau Madura. Surabaya juga menjadi pusat pangkalan Angkatan Laut Indonesia untuk kawasan Indonesia bagian Timur.
artikel terkait