Asal Usul Pisang Goreng Dan Sejarahnya

KUDAPAN TRADISIONAL

OCTOBER 25,2021

Asal Usul Pisang Goreng Dan Sejarahnya

asal usul pisang goreng dan sejarahnya

Asal usul pisang goreng dan sejarahnya bisa ditelusuri sejak dari abad ke-16 ketika bangsa Portugis masuk ke wilayah Asia dan mengolah pisang dengan teknik yang berbeda.

Jajanan yang satu ini pasti sudah pernah dirasakan oleh seluruh orang Indonesia. Ya, pisang goreng adalah salah satu makanan tradisional dari Indonesia yang sudah dikenal luas di seluruh wilayah Nusantara. Makanan ini biasa dijadikan kudapan atau camilan di sore hari, sambil ditemani kopi atau teh hangat.

Tapi dari mana sebenarnya asal-usul makanan ini ? Pisang goreng adalah salah satu makanan ringan yang cukup mudah didapati di Indonesia dan Asia pada umumnya. Menurut para ahli sejarah, pada sekitar abad ke-16 orang Portugis mulai datang ke wilayah Melayu. Di wilayah tropis ini banyak mereka temui buah-buahan tropis yang tidak bisa mereka dapati di negara asalnya, salah satunya adalah pisang.

Dengan sedikit kreatifitas mereka mulai mencoba pisang dengan bumbu-bumbu yang ada di sekitar. Pisang setelah dikupas dipotong-potong lalu dilumuri adonan tepung yang di campuri garam, gula dan bumbu lalu direndam kedalam minyak goreng yang mendidih.

Teknik ini lama-kelamaan menyebar dan dikenal luas di wilayah tropis yang kaya akan beraneka varietas pisang. Saat ini jajanan ini banyak ditemukan di Indonesia, Singapura dan Malaysia.

Di Indonesia pisang goreng banyak dijual di Warung Tegal (Warteg) atau tempat-tempat informal sebagai kudapan ringan. Seiring dengan perkembangan jaman kini banyak ditemui pisang goreng dengan berbagai macam sajian. Ada yang diberi topping keju, susu kental manis, meises, coklat dan sebagainya. Bahkan ada yang menyajikannya bersama dengan es krim.

Dari berbagai varian pisang di tanah air, pisang tanduk adalah jenis pisang yang paling banyak untuk dijadikan bahan dasar pisang goreng. Hal ini karena teksturnya yang lebih keras sehingga ketika digoreng tidak hancur dan rasanya yang cukup manis.

Selain itu pisang tanduk juga mengandung banyak manfaat seperti melancarkan peredaran darah, mencegah anemia, menjaga imunitas tubuh dan mengontrol gula darah.

Jenis pisang lain yang cocok untuk dijadikan bahan pisang goreng adalah pisang kepok dan pisang uli. Tekstur pisang kepok tidak berubah dan tetap padat dalam proses penggorengan. Begitu juga dengan pisang uli yang yang memiliki tekstur padat dan lembut, selain itu ukurannya sedang dan rasanya manis.

Pengaruh pisang goreng bagi kesehatan tubuh tidak banyak menimbulkan efek buruk apabila dikonsumsi dalam jumlah yang proporsional. Masalah bisa timbul bila pisang goreng dimakan dalam jumlah berlebihan dalam jangka waktu lama.

Kudapan ini bisa memicu terjadinya penumpukan lemak yang berlebih dan pada akhirnya meningkatkan risiko timbulnya beberapa penyakit seperti jantung, stroke hingga batu empedu. Kandungan lemak jenuh dalam pisang goreng bisa juga menyebabkan naiknya berat badan.

related post

Comments System WIDGET PACK