CAMILAN
SEPTEMBER 13, 2021
Sejarah Singkat Bakpao
Mari kita telusuri sejarah singkat bakpao lebih jauh, camilan lezat yang banyak digemari di Indonesia.
Siapa yang tidak kenal dengan bakpao ? Di Indonesia makanan ini sangat populer di semua lapisan masyarakat.
Dijual dengan berbagai macam isian (filling), bakpao bisa ditemui didaerah-daerah pecinan kota yang banyak menjual masakan khas Cina. Selain itu bakpao juga banyak dijual oleh pedagang dengan gerobaknya yang di dorong atau ditempel ke sepeda.
Makanan ini berbahan dasar tepung terigu yang dicampur ragi sehingga mengembang kemudian dimasukkan aneka isian dan dikukus. Isian bakpao terdiri dari berbagai macam variasi. Ada yang berisi daging giling (ayam atau sapi), selai coklat, kacang hijau tumbuk dan selai buah-buahan (strawberry, nanas dan lainnya).
Untuk bahan dasar adonan biasanya digunakan tepung terigu protein rendah dalam proses pembuatan agar kulit bakpao terlihat lebih putih dan cerah. Semakin rendah kandungan proteinnya, semakin putih dan cerah warnanya.
Seiring dengan perkembangan jaman sekarang bisa ditemukan bakpao yang dibuat dalam bentuk kecil (mini pao). Ukuran bite size memudahkan kita untuk memakannya terutama bagi anak kecil yang menggemarinya.
Umumnya pedagang bakpao mangkal ditengah keramaian suatu acara atau di pusat perbelanjaan. Tidak jarang juga kita temui gerobak bakpao yang mangkal di tempat praktek dokter atau rumah sakit. Setelah itu mereka akan berputar menjajakan dagangan sepanjang jalan atau masuk kedalam daerah permukimam seperti kompleks perumahan.
Sejarah awal bakpao berasal dari daratan Cina. Makanan serupa roti ini adalah makanan khas bangsa Cina yang pertama kali ditemukan oleh Zhuge Liang (181-234) seorang ahli militer, jenderal perang dan ilmuwan. Istilah bakpao berasal dari kombinasi kata “Bak” dan “Pao”. Bak artinya daging dan Pao berarti bungkusan.
Jadi bakpao bisa diartikan sebagai bungkusan yang berisi daging. Dalam bahasa Hakka/Khek yaitu Nyukppao/Yungppao memiliki makna sama, yaitu daging yang dibungkus. Bakpao diserap dari bahasa Hokkian yang dituturkan mayoritas orang Tionghoa di Indonesia. Dalam bahasa Inggris bakpao dikenal dengan istilah meat bun atau steamed bun. Ada juga yang menyebutnya dengan chinese bun.
Proses pembuatan bakpao yang dikukus membuat bakpao memiliki kalori yang rendah apabila dibandingkan dengan gorengan. Isian daging ayam, daging sapi atao kacang hijau mengandung protein yang baik bagi tubuh.
Selama proses pembuatannya higienis dan menggunakan bahan-bahan alami, camilan ini aman dikonsumsi semua umur, termasuk anak-anak dalam porsi yang proporsional. Umumnya dalam satu bakpao terkandung 147 kalori di setiap 100 gram penyajian. Sedangkan untuk minipao mengandung 25 kalori untuk satu buahnya.
Ada juga camilan sejenis bakpao yang bernama mantou. Roti ini dikukus dan biasanya disajikan tanpa tambahan apapun. Mantou tidak memiliki isi didalamnya dan bertekstur lebih padat dan kenyal daripada bakpao. Bahan dasarnya adalah tepung beras dan ragi.
Dalam proses pembuatan bakpao biasanya digunakan api sedang untuk kukusan sebab uap yang dikeluarkan tidak terlalu banyak. Bila suhu terlalu tinggi, maka akan banyak uap yang terbentuk, hal ini menyebabkan kulit bakpao menjadi keriput dan kurang menarik untuk dilihat.
Agar bakpao lebih tahan lama, simpanlah didalam kulkas menggunakan wadah vacuum atau kedap udara. Bila akan dinikmati, bakpao tinggal di kukus selama beberapa menit sebelum disantap.
artikel terkait