Cerita Dim Sum, Sejarah Dan Asal-Usul

Cerita Dim Sum

KULINER

SEPTEMBER 14, 2021

Cerita Dim Sum : Sejarah Dan Asal-Usul

Cerita Dim Sum

Cerita dim Sum (baca : dim sam) adalah kisah tentang camilan atau jajanan yang berasal dari daratan Cina. Biasanya Dim Sum dimakan sebagai sarapan. Dimsum dalam bahasa Kanton artinya “makanan kecil”. Bahasa Kanton kebanyakan di pakai di Cina Selatan, seperti Hong Kong.

Sedangkan dalam bahasa Mandarin kudapan ini disebut “Dianxin”. Kurang lebih artinya adalah “sedikit dari hati”. Namun orang Kanton melafalkannya sebagai “dim sum”. Karena menyebar dari Hong Kong inilah maka dim sum disebut sebagai hasil kreasi orang Kanton, yang membuat istilah “dim sum” lebih dikenal daripada dianxin.

Kudapan ini ternyata telah mulai ada sejak zaman Dinasti Han (206 SM – 220 M). Dipercaya bahwa awal penyebaran dim sum bermula pada periode Jalur Sutra (Silk Road) di masa Cina Kuno. Bahkan dipercaya makanan ini juga terus dikembangkan hingga Dinasti Yuan (14 M). 

Menyebar ke penjuru dunia selama ribuan tahun, dim sum kini bisa dijumpai di banyak restoran di pelbagai negara. Di masa kini sebuah restoran besar bisa menyajikan sekitar 100 jenis dim sum.

Secara umum dim sum terbagi tiga jenis : dim sum goreng, dim sum manis dan dim sum kukus. Isian dim sum beraneka macam, ada yang berisi cacahan udang dan disebut shrimp dumpling. Camilan ini mempunyai tekstur lembut dan kenyal dengan cita rasa yang gurih, cocok disantap setiap waktu. Di Hong Kong sendiri camilan ini menjadi menu sarapan khas.

Kadar protein dimsum udang sekitar 11,85% dan dimsum ayam 13,07%. Bagi yang menghindari makanan berlemak tinggi bisa memilih dim sum dengan kandungan lemak rendah dan kaya karbohidrat seperti steamed rice-roll atau bakpao kukus.

Perbedaan siomay dan dim sum adalah siomay menggunakan daging ikan tenggiri sehingga rasanya lebih kuat dan aromanya khas. Sedangkan dim sum mengkombinasikan berbagai macam jenis protein sebagai bahannya seperti daging sapi, ayam, ikan sampai kepiting giling.

Di Cina sendiri pada awalnya makanan ini disajikan sebagai hidangan pembuka, biasanya disajikan dalam keranjang kukusan ukuran kecil. Wadah bambu ini digunakan dengan tujuan agar tetap hangat ketika hendak dikonsumsi.

Dim sum biasanya berhubungan dengan tradisi lama Yum Cha (tradisi minum teh) yang sejarahnya berasal dari para wisatawan di sekitar Jalur Sutera. Dalam acara minum teh itu dim sum disajikan dalam berbagai macam penganan kecil-kecil. Namun karena saat ini dim sum lebih terkenal daripada tradisi minum teh Yum Cha, maka dim sum disajikan tanpa teh.

related post

Comments System WIDGET PACK