KULINER
MAY 6, 2021
Darimana Asal Siomay ? Sejarah Dan Perkembangannya
Darimana asal siomay ? Asal mula penyebaran siomay adalah dari daratan Cina yang dibawa oleh para pedagang Cina ke Indonesia di masa lampau.
Dalam bahasa Mandarin siomay diucapkan shaomai, bahasa Kanton mengucapkannya siu maai, sedangkan dialek Beijing menyebutnya shaomai. Diperkirakan makanan ini diciptakan oleh bangsa Mongolia dari wilayah Mongolia Dalam sebagai menu dim sum. Dalam bahasa Inggris siomay disebut dengan steamed fish dumpling.
Siomay diambil dari kata “Shoa-Mau” kurang lebih artinya tepung terigu. Bahan dasar utamanya adalah terpung terigu dengan protein hewani seperti daging, ikan dan udang cincang. Kulit siomay serupa dengan kulit pangsit. Dalam resep masakan Cina asli siomay dibuat dari daging babi cincang yang dibungkus kulit tepung terigu tipis.
Bahan untuk isi dicampur dengan sagu atau tepung tapioka. Dibeberapa daerah, siomay tidak selalu dibungkus dengan kulit pangsit atau kulit tepung terigu.
Umumnya siomay disajikan dengan siraman saus kacang yang lembut dari kacang tanah yang dihaluskan dan diencerkan dengan air. Bumbu saus kacang terbuat dari cabai merah, bawang putih, gula pasir, asam jawa, garam dapur dan cuka. Untuk tambahan rasa sewaktu disantap, siomay bisa dilumuri kecap manis, saus sambal dan perasan jeruk nipis/limau sesuai selera.
Bahan pelengkap siomay biasanya ada beberapa jenis seperti telur ayam rebus serta sayuran seperti kentang, pare dan kubis. Semuanya dikukus dalam kukusan agar bisa disajikan dalam kondisi hangat sebelum dihidangkan.
Di Indonesia siomay dianggap sebagai kuliner khas Jawa Barat khususnya kota Bandung. Karena itulah dikenal istilah “Siomay Bandung” sebagai nama dagangan. Di daerah Jawa Barat tahu bakso dimasukkan ke dalam jenis siomay dan populer dengan sebutan Bakso Tahu.
Bakso tahu disajikan dalam dua macam cara : basko tahu kering dan bakso tahu basah. Biasanya pedagang yang menyajikan ini juga menyediakan batagor dengan penyajian kering dan basah.
Sedangkan di Jawa Timur khususnya kota Surabaya, siomay tidak dilumuri saus kacang dan bahannya dibuat dari udang. Sausnya memakai saus merah yang terbuat dari campuran saus tomat dan sambal dengan ukuran yang lebih kecil dibanding siomay Bandung. Siomay udang ini mirip dengan siomay udang Tionghoa di daerah pecinan Glodok, Jakarta.
Siomay memiliki kemiripan dengan dim sum, tetapi keduanya terbuat dari bahan dasar protein yang berbeda. Siomay menggunakan bahan daging ikan, umumnya ikan tenggiri, dengan aroma yang lebih kuat dan gurih. Sedangkan untuk dim sum memakai berbagai variasi protein hewani seperti ikan daging sapi, ayam atau kepiting cincang. Dim sum sendiri adalah bahasa Kanton yang artinya “makanan kecil” atau kudapan.
Seiring dengan perkembangan jaman dan kemajuan teknologi, sekarang bisa ditemui siomay dalam bentuk beku atau frozen. Siomay ini bisa disimpan di lemari pendingin atau freezer dalam jangka waktu yang lebih lama dan siap diolah apabila ingin disajikan. Cukup dipanaskan dengan cara dikukus maka siomay siap untuk dinikmati.
artikel terkait