KULINER
FEBRUARY 9, 2021
Sejarah Mie Ayam Di Indonesia
Salah satu makanan yang sangat populer di Indonesia adalah “Mie Ayam” atau “Mi Ayam”. Makanan ini bisa dijumpai di banyak tempat. Dari mulai restoran sampai warung kaki lima dan gerobak dorong banyak menjajakan penganan ini. Mari kita tilik sejarah mie ayam di Indonesia.
Masakan Indonesia ini terbuat dari mie yang direbus dalam air mendidih kemudian ditaburi saus kecap khusus lalu dicampur dengan potongan daging ayam dan sayuran hijau seperti sawi.
Untuk menambah citarasanya mie ayam terkadang ditambah dengan bakso, pangsit goreng atau rebus dan jamur lalu ditaburi bawang goreng atau irisan daun bawang segar. Sebagai saus pedasnya digunakan saus sambel botol untuk penggugah selera. Semangkuk mie ayam mengandung sekitar 500 kalori.
Mie ayam bisa disajikan dalam dua jenis rasa : mie asin (gurih) atau mie manis. Varian mie manis sering juga disebut mie yamin. Jenis ini ditambahkan kecap manis untuk sumber rasa manisnya. Penampilannya pun menjadi sedikit kecoklatan. Sedangkan kuahnya yang terbuat dari kaldu ayam disajikan terpisah sebagai penyedap rasa dan supaya tidak terlalu kering.
Untuk pangsitnya sendiri ada yang menyajikan dengan cara digoreng atau direbus. Pangsit atau kadang disebut dengan wonton adalah daging cincang yang dibungkus dengan lembaran terigu.
Pangsit goreng dibuat dengan cara mencelupkan pangsit yang mentah kedalam larutan minyak goreng mendidih atau disebut dengan teknik memasak deep fried seperti halnya menggoreng kerupuk. Sedangkan untuk pangsit rebus, pangsit mentah dimasukkan kedalam air mendidih beberapa menit dan langsung dihidangkan dalam keadaan panas untuk disantap.
Pangsit dipercaya bermanfaat untuk melancarkan sistem pencernaan. Kandungan karbohidratnya bisa membantu untuk memudahkan buang air besar dan menurunkan resiko gangguan pencernaan.
Untuk mie sendiri sebenarnya berasal dari Cina. Kata “mie” berasal dari dialek Hokkian dari kata “mian” (dibaca : myen), tetapi mie ayam seperti di Indonesia tidak ditemui di Cina. Makanan ini sudah tersebar di seluruh Indonesia terutama daerah Jawa. Pedagang mie ayam umumnya banyak yang berasal dari Wonogiri.
Seiring dengan perkembangan jaman kini terdapat tiga variasi mie ayam yang populer : Mie Ayam Bangka, Mie Ayam Jakarta dengan ayam kampung dan Moe Ayam Wonogiri.
Ada juga penjual mie ayam yang merangkap sebagai penjual bakso karena dua makanan ini memiliki bahan dasar yang sejenis dan proses memasaknya juga mirip. Hal ini menjadi pertimbangan pedagang yang menjual dua jenis masakan ini karena bisa sekaligus dibuat.
related post